Rabu, 30 November 2016

Mengenal LAN


Local Area Network (LAN) adalah suatu jaringan internal yang terbatas dalam area local,atau jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil.Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN .Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server. Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation.
Beberapa ciri dari LAN:
●    Jarak antar terminal tidak terlalu jauh
●    Pada umunya LAN tersebut milik satu organisasi / perusahaan
●    Umunya tidak mempergunakan fasilitas jaringan telepon, sehingga kecepatan pengiriman data juga tidak bergantung pada jaringan tersebut
●    Mempergunakan media transmisi berupa kabel yang khusus untuk komunikasi dan biasanya mempunyai kecepatan pengiriman data yang sangat tinggi (1 Mbps – 10 Mbps).

Transmisi data dalam LAN mempunyai kecepatan yang berbeda-beda dan dapat dikategorikan sebagai berikut:


1. Jaringan kecepatan tinggi
Kapasitas transmisi data lebih dari 20 Mbps ( Mega bits per second) yang biasanya diterapakan dalam LAN unutk komputer mainframe.

  • ·         Ethernet

  •        ARCnet (data point Corp)

  • ·         Wagnet (Wang laboratories)

  • ·         Local Net (Systex)

  • ·         Cabel Net (Amdex)

Contoh

  • ·          Loosely Coupled Network (Control Data Corp.)

  • ·          Hyperchannel  (Network System Corp.)

2. Jaringan kecepatan medium (sedang)
·         Kapasitas transimisi data sekitar 1 Mbps – 20 Mbps      yang biasanya diterapkan untuk komputer mainframe yang kecil atau komputer mini.

3. Jaringan PC kecepatan rendah
Kapasitas transmisi data kurang dari 1Mbps, biasanya diterapkan untuk komputer PC.

Metode akses
Suatu saluran di dalam LAN dapat dipergunakan oleh suatu simpul untuk berhubungan dengan simpul lain.
Lan Didesain untuk kebutuhan dan kondisi sebagai Berikut    :
1.Beroperasi dalam area geografis terbatas
2. memberi akses kepada user-user melalui media dengan kecepatan tinggi
3. menyediakan konektivitas fulltime untuk servis-servis lokal.

Media Komukiasi yang dapat di gunakan untuk membangun sebuah jaringan
Yaitu :
 1. Satelit
 2. kabel ucp / Kabel Fibek Optik
 3. Wireless ( Wifi )
Lan Mempunyai Karakteristik sebagai berikut ini :
     1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi.
     2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit.
     3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi

Prinsip kerja LAN
Prinsip kerja LAN, LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah system komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa sebuah LAN dibatasi oleh lokasi secara fisik. Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkan semua komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan kata lain berhubungan. Kerja sama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama. LAN yang umumnya menggunakan hub/switch, akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri. Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu. Itulah diantara kelebihan dan kekurangan jaringan LAN.
Alat untuk membuat LAN
  • Router adalah jantung pada sebuah jaringan. Router berfungsi untuk menghubungkan jaringan satu dengan jaringan lain. Dalam kasus ini, router menghubungkan jaringan internet dengan jaringan LAN.
  • Switch, berbeda dengan router, switch berfungsi untuk menghubungkan masing-masing komputer pada sebuah jaringan LAN.
  • EthernetCard adalah sebuah adapter untuk mencolokkan kabel ethernet sehingga komputer bisa tersambung menuju jaringan. Biasanya, pada komputer-komputer terbaru, kartu ini telah disematkan secara onboard sehingga Anda tidak perlu untuk membeli lagi.
  • EthernetCable yaitu kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke router atau bisa juga komputer satu dengan komputer lain. Ujung pada kabel ini diberi sebuah konektor yang disebut RJ-45. RJ-45 memiliki 2 settingan, yaitu straight dan cross. Straight digunakan untuk menghubungkan komputer ke router sedangkan cross digunakan untuk menyambungkan komputer langsung dengan komputer.
  • Modem, jika Anda ingin menghubungkan jaringan anda ke internet, maka Anda juga harus membeli sebuah modem. Jika Anda tidak membeli sebuah modem, maka komputer Anda hanya bisa berkomunikasi dengan komputer lain yang terdapat pada jaringan LAN tersebut.
  • Peralatan lain, Crimping tool, LAN tester, gunting, multimeter. Crimping tool digunakan untuk menyambungkan RJ-45 dengan kabel ethernet. LAN tester digunakan untuk testing kabel LAN telah berfungsi atau tidak. Sebagai alternatif untuk mempercepat ataupun mempermudah pekerjaan Anda. Anda bisa meminta tolong kepada penjual kabel ethernet misalnya untuk sekaligus memasangkan RJ-45 sehingga Anda tinggal memasangkan kabel-kabel tersebut menuju router dan komputer. Sebelum menyiapkan peralatan di atas, sangat disarankan Anda melakukan perencanaan terlebih dahulu, yaitu meliputi jumlah komputer, luas area, dengan begitu Anda bisa membuat rancangan kabel yang efektif sehingga bisa menghemat biaya yang dibutuhkan. Anda bisa menggunakan software seperti paint untuk membuat rancangan penataan jaringan LAN Anda. Setelah itu, barulah Anda beli perlengkapan yang diperlukan dan pasangkan peralatan-peralatan di atas.
Beberapa Jenis Kabel LAN    :

1. Kaber Coaxial
 

  
Yaitu kabel yang biasa digunakan untuk topologi Bus , tetapi beberapa produk LAN sudah tidak mendukung koneksi kabel coaxial.


Berikut adalah Protokol Ethernet LAN yang dikembangkan menggunakan kabel coaxial:
1.      10Base5 / Kabel “Thicknet” adalah sebuah kabel coaxial RG/U-8 merupakan kabel “original” Ethernet.Tidak digunakan lagi untuk LAN modern.10Base2 /
2.      Kabel “Thinnet” adalah sebuah kabel coaxial RG/U-58 mempunyai diameter yang lebih kecil dari “Thicknet” menggantikan “Thicknet”.Tidak direkomendasikan lagi, tetapi masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil.
2.   UTP (Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded twisted pair) 
 Ada dua jenis kabel dengan kawat tembaga ini yaitu STP dan UTP, akan tetapi yang paling popular adalah kabel lan UTP.


Kabel lan UTP adalah yang paling popular yang terdiri dari 4 pasang kabel yang saling melilit dengan kode warna khusus yang standard dan diisolasi dengan plastic.
Tingkatan dari kabel UTP ini diindikasikan oleh banyak nya lilitan atau pumtiran per inchi, tingkat rendahnya attenuasi, kurang nya tingkat interferensi dan gejala crosstalk.
Panjang maksimum per segmen dari kabel lan ini adalah 100 meter saja, jika lebih panjang dari 100 meter maka anda tidak bisa menjamin tingginya tingkat attenuasi.

3.    Fiber optic

Fiber optic merupakan media transmisi terkini untuk standard Ethernet dalam kabel lan. Perbedaan utama dalam hal fungsi antara kabel fiber optic dan kabel electric adalah sebagia berikut: Jarak lebih jauh,Jauh lebih mahal,Kurang interferensi magnetic, membuatnya lebih aman dan Dapat menunjang keceptan sampai 10Gigabits
4.      Kabel Shielded Twisted Pair

Adalah Beberapa Jenis Kabel yang digunakan untuk beberapa Bisnis Instalasi.
Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel (”twisted pair”).Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.

Topologi Jaringan

1.      Komponen Software

a.      Protokol TCP/IP
Biasa kita kenal sebagai IP Address.
IP Address yaitu alamat yang diberikan  jaringan komputer dan peralatan jaringan yang  menggunakan  protokol TCP/IP. IP Address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.0.16
b.      Network ID Host ID
IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch).
Oleh sebab itu IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host itu berada.
c.       DNS (Domain Name System)
Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address.
1.      Root-level domain
Merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.)
2.       Top level domain
Merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer.
http://www.rafliaji.id/2016/08/artikel-pengertian-lan-local-area.html

Dosen Pengampu:
1.      Eka Ratri,Ssi,Msc
2.      Pitoyo Widhi Atmoko,M.Si




Ary Laksmi D
143141600111001 

saran link:
 
https://wordpress.com/post/sucirahayublog.wordpress.com/34
Amysartika.blogspot.com
Rifaprabu53.blogspot.com